Kamis, 26 Januari 2012

multiple intelligence


1.     Linguistik intelligence (kecerdasan linguistik)
      (word smart = pandai dalam mengolah kata)
-- > kemampuan untuk berpikir dalam bentuk kata-kata dan menggunakan bahasa untuk
       mengekspresikan dan menghargai makna yang kompleks.
-- > pengarang, penyair, jurnalis, pembicara, penyiar berita
Ciri-ciri anak yang memiliki kecerdasan verbal-linguistik :
·          mendengar dan merespon setiap suara, ritme, warna dan berbagai ungkapan kata
·          menirukan suara, bahasa, membaca dan menulis dari orangtuanya
·          belajar melalui menyimak, membaca, menulis dan diskusi
·          menyimak secara efektif, memahami, menguraikan, menafsirkan dan mengingat apa yang diucapkan
·          membaca secara efektif, memahami, meringkas, menafsirkan atau menerangkan dan mengingat apa yang telah dibaca.
·          mampu berkomunikasi dengan berbagai macam individu untuk berbagai tujuan
·          menulis secara efektif, memahami dan menerapkan aturan-aturan tata bahasa, ejaan, tanda baca dan menggunakan kosakata yang efektif.
·          memperlihatkan kemampuan untuk mempelajari bahasa lainnya
·          menggunakan ketrampilan menyimak, berbicara, menulis dan membaca untuk mengingat, berkomunikasi, berdiskusi, menjelaskan, mempengaruhi, menciptakan pengetahuan, menyusun makna dan menggambarkan bahasa itu sendiri.
·          menunjukkan minat dalam jurnalisme, puisi, bercerita, debat, berbicara, menulis atau menyunting
·          menciptakan bentuk-bentuk bahasa baru atau karya tulis orisinil atau komunikasi oral.


Cara-cara mengasah kecerdasan verbal-linguistik :
Ø  mendengarkan cerita
Ø  membaca nyaring suatu karya tulis dengan penuh pemahaman
Ø  mendengarkan puisi
Ø  permainan kata-kata oleh guru
Ø  mengarang cerita
Ø  menjadi pendengar yang efektif saat teman lain bercerita
Ø  membuat puisi
Ø  berdiskusi di dalam kelas

2.       Logical-mathematical intelligence (kecerdasan logika matematika)
(logic smart = pandai dalam sains dan matematika)
-- > kemampuan dalam menghitung, mengukur dan mempertimbangkan  
       proposisi dan hipotesis serta menyelesaikan operasi-operasi matematis
-- > ilmuwan, ahli matematika, akuntan, insinyur dan programmaer komputer
Ciri-ciri kecerdasan logis-matematis ;
·          mengenal konsep-konsep yang bersifat kuantitas, waktu dan hubungan sebab dan akibat.
·          menggunakan simbol-simbol abstrak untuk menunjukkan secara nyata (konkrit), baik objek maupun konsep-konsep.
·          menunjukkan ketrampilan pemecahan masalah secara logis.
·          memahami pola-pola dan hubungan-hubungan.
·          mengajukan dan menguji hipotesis.
·          menggunakan bermacam-macam ketrampilan matematis, seperti memperkirakan, perhitungan algoritme, menafsirkan statistik dan menggambarkan informasi visual dalam bentuk grafik (gambar).
·          menyukai operasi yang kompleks, seperti kalkulus, fisika, pemrograman komputer atau metode penelitian.
·          berpikir secara matematis dengan mengumpulkan bukti, membuat hipotesis, merumuskan berbagai model dan membuat argumen-argumen yang kuat.
·          tertarik dengan karir-karir seperti : akuntan, ahli tekhnologi komputer, ahli hubuk, ahli mesin dan ahli ilmu kimia.
·          menciptakan model-model baru atau memahami wawasan baru dalam ilmu pengetahuan alam atau matematika.
Cara-cara meningkatkan kecerdasan logis-matematis di sekolah :
Ø  menggunakan bermacam-macam strategi tanya jawab
Ø  mengajukan masalah-masalah terbuka bagi siswa untuk diselesaikan.
Ø  menyuruh siswa untuk mengungkapkan pemahaman mereka dengan objek yang konkrit.
Ø  memprediksikan dan membuktikan dampak atau hasil secara logis
Ø  mempertajam pola-pola dan hubungan-hubungan dalam bermacam-macam fenomena.
Ø  meminta siswa untuk memberikan alasan dari pernyataan dan pendapat mereka.
Ø  memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengadakan pengamatan dan penyelidikan.
Ø  menghubungkan konsep-konsep atau proses-proses matematis dengan mata pelajaran lain dan juga dengan kehidupan nyata.

3.     Spatial intelligence (kecerdasan spasial)
      (picture smart = pandai mempersepsi apa yang dilihat)
-- > kemampuan untuk membangkitkan kapasitas untuk berpikir dalam tiga cara   
       dimensi
-- > kecerdasan ini memungkinkan seseornag untuk merasakan bayangan
       eksternal dan internal, melukiskan kembali, merubah atau memodifikasi 
       bayangan, menghasilkan atau menguraikan grafik
-- > pelaut, pilot, pemahat, pelukis, arsitek
       Ciri-ciri inteligensi spatial:
·          belajar dengan melihat dan mengamati, mengamati bentuk, warna, dan detail.
·          mampu membaca grafik, bagan, peta dan diagram
·          belajar dengan menggunakan grafis atau melalui media-media visual
·          menikmati gambar-gambar tak beraturan, misalnya lukisan, ukiran
·          menikmati gambar-gambar tiga dimensi, seperti bentuk-bentuk origami dan tiruan-tiruan bangunan
·          secara mental mampu merubah bentuk dari sebuah obyek, misalnya melipat selembar kertas ke dalam bentuk benda yang lebih kompleks, memvisualisasikan bentuk baru
·          melihat dal atau benda-benda dengan cara yang berbeda atau dari “perspektif baru”
·          menyukai pola-pola yang rumit
·          menciptakan gambaran nyata atau visual dari informasi
·          mampu mendisain secara abstrak dan representasional
·          mengekspresikan ketertarikan atau keahlian untuk menjadi seorang artis, fotografer, tekhnisi, vidiografer, arsitek, perancang dan pengamat seni, pilot.

Cara meningkatkan kecerdasan spatial :
== > membangun lingkungan belajar yang kondusif untuk pembelajaran secara
         visual :
Ø  menyediakan peralatan visual : alat tulis, kamera, cat, video, komputer
Ø  mengubah perspektif tempat duduk dengan jalan memutar tempat duduk
Ø  menggunakan tekhnik presentasi bergambar, misalnya : membuat skema, bagan untuk mempelajari suatu materi pelajaran.
Ø  memperjelas materi belajar dengan menggunakan warna
Ø  memeragamkan bentuk dalam materi pelajaran
Ø  menyertakan visualisasi dalam materi pelajaran, misalnya : foto, poster, film

4.     Bodily-kinesthetic intelligence (kecerdasan kinestetik-tubuh)
     (body smart = pandai dalam ketrampilan olah tubh dan gerak)
-- > kemampuan untuk menggerakkan objek dan ketrampilan-ketrampilan fisik   
       yang halus.
-- > kemampuan untuk menyelaraskan antara pikiran dan tubuh, dimana pikiran
       dilatih untuk memanfaatkan tubuh sebagaimana mestinya dan tubuh dilatih
       untuk dapat merespon ekspresi kekuatan dari pikiran.
-- > pada masyarakat Barat, ketrampilan-ketrampilan fisik tidak dihargai sebesar  
       ketrampilan kognitif seseorang, tetapi kemampuan ini hanya digunakan  
       untuk bertahan hidup dan sebagai ciri penting pada peran-peran bergengsi.
-- > penari, atlet, ahli bedah, seniman. koreograferahli bedah
     Ciri-ciri kecerdasan kinestetik :
·          menjelajah lingkungan sekitar melalui sentuhan dan gerakan
·          belajar lebih baik dengan langsung terlibat dalam berpartisipasi, seperti permainan peran, permainan ketangkasan, latihan fisik.
·          responsif dan sensitif terhadap lingkungan
·          menunjukkan keahlian dalam berakting, atletik, menari, menjahit, mengukir atau memainkan keyboard dan alat musik lain.
·          mampu menunjukkan keseimbangan, keanggunan, ketrampilan dan ketelitian dalam tugas-tugas fisik.
·          mampu menciptakan gaya baru dalam menari, berolah raga atau kegiatan fisik lainnya.
·          tertarik pada karir seperti atlet, penari, ahli bedah
·          mampu menciptakan bentuk-bentuk baru dari media visual-spasial atau karya seni asli

Beberapa kegiatan yang dapat meningkatkan kecerdasan kinestetik :
Ø  drama
Ø  tari
Ø  memainkan alat-alat musik
Ø  permainan-permainan di ruang kelas
Ø  rekreasi ke alam bebas
Ø  olah raga

5.     Musical intelligence (kecerdasan musik)
      (music smart = pandai dan peka dalam hal musik)
-- > kemampuan dalam sensitivitas pada pola titi nada, melodi, ritme dan nada.
          -- > komposer, konduktor, musisi, pembuat alat musik
         Ciri-ciri kecerdasan musik :
·          mendengarkan dan merasa tertarik dalam mendengarkan berbagai bunyi, suara-suara manusia dan alam sekitar, musik.
·          mampu mengorganisasikan berbagai suara ke dalam pola yang bermakna
·          menikmati dan mencari kesempatan untuk mendengarkan musik atau suara dalam suasana belajar
·          menyukai berada di dekat pemusik atau belajar dengan menggunakan musik
·          merespon terhadap musik secara kinestetik dengan cara memimpin / konduktor, memainkan, menciptakan atau berdansa
- secara emosional : melalui respon terhadap suasana hati dan tempo musik
- secara intelektual  : melalui diskusi dan analisa musik
- secara estetik       : mengevaluasi dan menggali isi dan arti dari musik
·          mengenali dan mendiskusikan berbagai gaya musik aliran dan variasi budaya yang berbeda.
·          menunjukkan ketertarikan terhadap aturan di dalam musik dan meneruskannya dalam kehidupan manusia
·          mengoleksi musik dan informasi tentang musik dalam berbagai bentuknya
·          mengembangkan kemampuan menyanyi atau memainkan suatu alat musik secara sendiri atau bersama-sama dengan orang lain
·          mampu memahami notasi musik
·          dapat menciptakan komposisi atau instrumen musik
·          mengungkapkan ketertarikan untuk berkarir di bidang musik, misalnya penyanyi, pemain instrumen musik, pengolah suara, produser, pembuat instrumen musik, guru musik dan konduktor.
·          menikmati improvisasi dan bermain dengan suara / bunyi

Cara meningkatkan kecerdasan musik :
== > membentuk lingkungan pembelajaran musik
Ø  memperkenalkan musik di depan kelas
Ø  mengajak anak untuk mendengarkan musik
Ø  mengajarkan cara membaca notasi musik pada anak
Ø  memilih musik-musik yang sudah familier bagi anak
Ø  memotivasi anak untuk membuat instrumen atau musik di dalam kelas
Ø  materi pelajaran dibuat dalam bentuk lagu

6.     Interpersonal intelligence (kecerdasan interpersonal)
      (people smart = pandai dalam memahami pikiran dan perasaan orang
       lain)
-- > kemampuan untuk memahami dan berinteraksi dengan orang lain secara
         efektif.
          -- > guru, pekerja sosial, artis, politisi
         Ciri-ciri orang yang memiliki kecerdasan interpersonal :
·          terikat pada orangtua dan mudah berinteraksi dengan orang lain
·          membentuk dan menjaga hubungan sosial
·          mengetahui dan menggunakan cara-cara yang beragam dalam berhubungan dengan orang lain
·          merasakan perasaan, pikiran, motivasi, tingkah laku dan gaya hidup orang lain
·          berpartisipasi dalam kegiatan koleboratif dan menerima berbagai macam peran dalam suatu hubungan kerjasama kelompok
·          mempengaruhi pendapat dan perbuatan orang lain
·          memahami dan berkomunikasi secara efektif, baik dengan cara verbal maupun non verbal.
·          menyesuaikan diri terhadap lingkungan dan berbagai kelompok yang berbeda dan bersedia menerima balik dari orang lain
·          menerima perspektif yang bermacam-macam dalam maslah soail dan politik
·          mampu menjadi mediator untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi orang lain
·          mampu bekerjasama dengan berbagai macam tipe orang dalam kelompok, baik yang berbeda latar belakang maupun usianya.
·          tertarik pada karir yang berorientasi interpersonal, seperti dosen, guru, pekerja sosial, konselor, manajemen dan politik.

Cara meningkatkan kecerdasan interpersonal :
Ø menciptakan lingkungan kelas yang hangat dan terbuka, karena merupakan dasar dari group supportive
Ø membuat tata tertib kelas yang dibuat berdasarkan hasil diskusi antar anggota kelompok
Ø latihan memberikan tanggung jawab kecil pada anak, supaya anak merasa dirinya penting di dalam suatu kelompok
Ø melatih anak untuk menyelesaikan sendiri konflik yang dihadapinya
Ø mengajak anak untuk mengikuti kegiatan-kegiatan sosial
Ø mengajak anak untuk mengunjungi tempat-tempat sosial
Ø mengajarkan pada anak tentang adanya “perbedaan” dalam setiap individu
Ø memahami keragaman budaya melalui seni

7.     Intrapersonal intelligence (kecerdasan interpersonal)
      (self smart = pandai dan peka dalam mengenali emosi diri sendiri)
-- > kemampuan untuk membuat persepsi yang akurat tentang diri sendiri dan
       menggunakan pengetahuan semacam itu dalam merencanakan dan  
       mengarahkan kehidupan seseorang.
-- > ahli ilmu agama, ahli psikologi, ahli filsafat
Ciri-ciri kecerdasan intrapersonal :
·          menemukan cara-cara dan jalan keluar untuk mengekspresikan perasaan dan pemikirannya
·          menyadari wilayah emosinya
·          mengembangkan model diri yang kuat
·          termotivasi untuk mengidentifikasi dan memperjuangkan tujuannya
·          bekerja mandiri
·          berusaha untuk mengaktualisasi diri
·          mampu memberdayakan orang lain
·          berusaha untuk mencari dan memahami pengalaman “batinnya” sendiri
·          tertarik dengan pertanyaan mengenai “makna dan tujuan hidup”

Cara-cara meningkatkan kecerdasan intrapersonal :
Ø  membantu anak untuk mengenali potensi dirinya, kelebihan dan kekurangannya
Ø  memberikan dukungan pada anak untuk bisa mengenali dirinya (dengan memberik an umpan balik / feedback)
Ø  membantu anak untuk merumuskan cita-cita dan tujuan hidupnya
Ø  membantu anak untuk mengenali minat dan bakatnya


8.  Emotional Intelligence
     Cara-cara meningkatkan kecerdasan emosi :
1.    membantu anak untuk dapat mengekspresikan emosinya, baik emosi negatif maupun positif, dengan cara-cara yang diperkenankan oleh lingkungan sosial.
2.    membantu anak untuk dapat mengenali emosinya, baik emosi positif maupun negatif.

8.     Naturalistic Intelligence
(nature smart = pandai dan peka mengamati alam)
-- > kemampuan untuk mengenali bentuk-bentuk alam di sekitar kita, misalnya burung, pohon, hewan, fauna dan flora.
-- > kepekaan terhadap bentuk-bentuk alam, misalnya susunan alam dan ciri geografis bumi
-- > dibutuhkan sebagai ; ahli biologi, penjaga hutan, dokter hewan dan hortikulturis
-- > di dalam kehidupan sehari-hari kita menggunakannya dalam aktivitas berkebun, berkemah

     



Kecerdasan
= > kemampuan untuk menyelesaikan masalah yang terjadi dalam kehidupan manusia
= > kemampuan untuk menghasilkan persoalan-persoalan baru untuk diselesaikan
       kemampuan untuk menciptakan sesuatu atau menawarkan jasa yang akan me -
       nimbulkan penghargaan dalam budaya seseorang.
§  Setiap orang mempunyai 9 kecerdasan tersebut, tetapi dalam porsi yang berbeda-beda. dan setiap hari menggunakannya dengan kombinasi yang berlainan.
Ex : bermain bola : kecerdasan bodily-kinestetik (berlari, menendang bola), 
      kecerdasan spatial (memvisualisasi posisi bola), kecerdasan interpersonal
      (bekerja sama dengan teman dalam tim).
§  Bila digabungkan, semua akan membentuk sebuah profil unik multiple intelligense yang hanya dimiliki oleh anak anda.
§  Ada orang yang unggul dalam kecerdasan tertentu tetapi dalam kecerdasan yang lain lemah, ada pula yang mempunyai kemampuan yang sedang di semua jenis kecerdasan
§  Masy Indonesia sering menekankan pada 2 kecerdasan saja, yaitu : kecerdasan lingustik (mudah mengemukakan pendapat) dan kecerdasan logis-matematis, sehingga anak-anak yang mempunyai jenis kecerdasan yang lain sering gagal dalam kegiatan akademik, karena kemampuan mereka terabaikan dan kurang dihargai.



MENEMUKAN CARA YANG TEPAT UNTUK MEMOTIVASI ANAK-ANAK

Ø  Belajar dengan cara linguistik
      -- > cara belajar terbaik dengan cara mengucapkan, mendengar dan melihat kata-
             kata
      -- > cara terbaik memotivasi :
1.    berbicara dengan anak
2.    menyediakan banyak buku, rekaman dan kaset-kaset
3.    menciptakan kesempatan bagi anak untuk menulis
4.    lengkapi peralatan untuk membuat kata , ex : tape recorder, mesin tulis, komputer
5.    bacakan buku sebelum tidur
6.    ajak anak ke tempat-tempat dimana kata sangat penting, ex : perpustakaan, toko buku, penerbitan, percetakan.
7.    ajak anggota keluarga lain untuk membaca suatu buku bersama-sama dan mendiskusikan isinya.
Ø  Belajar dengan cara logis-matematis
       -- > cara belajar dengan membentuk konsep serta mencari pola serta hubungan yang 
              abstrak
       -- > cara terbaik meningkatkan kecerdasan ini :
1.    beri anak materi konkret yang bisa dijadikan bahan percobaan
2.    beri anak berbagai macam permainan seperti teka-teki logika, perangkat ilmu pengetahuan dan permainan komputer yang melibatkan daya penalatan logis dalam fokus permainan.
3.    orangtua harus bersabar dalam menjawab pertanyaan ingin tahu yang diajukan oleh anak.
4.     beri waktu yang cukup bagi anak untuk dapat mempelajari hal-hal yang baru
5.    beri kesempatan pada anak untuk mengkoleksi barang-barang yang bisa diklasifikasikan dan dikategorisasikan, misalnya : perangko, uang logam, mainan
6.    ajaklah anak untuk mengunjungi tempat-tempat yang mendorong pemikiran ilmiah, misalnya : museum, pameran elektronik, pameran komputer

Ø  Belajar dengan cara spasial
      -- > cara belajar yang efektif adalah secara visual, yaitu belajar melalui gambar, visual dan 
             warna.
      -- > cara memotivasi anak :
1.    mengajarkan materi melalui media film, slide, video, diagram, peta dan grafik
2.    beri anak peluang untuk membaca dan melukis
3.    lengkapi peralatan belajar anak dengan kamera, teleskop, kompas dan perlengkapan bangunan tiga dimensi, seperti lego.
4.    kunjungi landmark arsitektur, plenetarium, museum seni dan tempat-tempat lain yang menekankan kemampuan spasial.
5.    libatkan anggota keluarga lain dalam aktivitas saling berbagi cerita kisah-kisah yang menyentuh dan saling berbagi impian.

Ø  Belajar dengan cara musikal
       -- > cara belajar melalui irama dan melodi
      -- > anak dapat belajar dengan mudah jika dinyanyikan, diberi ketukan atyau disiulkan
      -- > cara memotivasi anak :
1.    gunakan metronem, instrumen perkusi atau software musik sebagai cara untuk membantu mempelajari materi baru.
2.    biarkan anak belajar sambil mendengarkan musik yang disukainya
3.    beri kesempatan anak jika meminta mengikuti pelajaran musik
4.    anggota keluarga lain dapat dilibatkan dalam aktivitas bernyanyi bersama, menciptakan musik baru, dan bahasakan lirik lagu
5.    kunjunginlah opera, konser dan nonton film musikal. 

Ø  Belajar dengan cara interpersonal
      -- > cara belajar menggunakan kerjasama dan hubungan sosial dengan orang lain
             (interaksi dengan orang lain).
      -- >  cara memotivasi anak :
1.    beri kesempatan pada anak untuk mengajari anak-anak yang lain
2.    sediakan berbagai jenis permainan yang bisa dilakukan bersama-sama dengan teman-teman
3.    biarkan anak terlibat dalam kegiatan yang melibatkan kerjasama dalam kelompok, misalnya aktif berorganisasi, mengikuti kegiatan sosial, les dan kursus
4.    adakan diskusi keluarga untuk memecahkan permasalahan dalam keluarga
5.    lakukan aktivitas-aktivitas relax bersama-sama yang melibatkan berbagai peristiwa, baik sosial, politik atau budaya.

Ø  Belajar dengan cara intrapersonal
       -- >  cara belajar yang paling efektif adalah memberi kesempatan pada anak untuk
               menetapkan target, emmilih kegiatan anak sendiri dan menentukan kemajuan anak 
               melalui kegiatan-kegiatan yang diminati oleh anak.
     -- >  cara memotivasi anak :
1.    beri kesempatan pada anak untuk belajar sendiri
2.    beri kesempatan pada anak untuk melakukan permainan yang sifatnya individual
3.    beri ruang pribadi untuk anak di rumah dimana anak dapat mengerjakan hobi dan minat pribadi di dalamnya serta berintrospeksi diri dengan tenang
4.    hargai privasi anak, biarkan mereka menyadari bahwa dirinya berhak mandiri
5.    beri fasilitas yang diperlukan untuk membantu anak menekuni minat tertentu
6.    mintalah anak untuk membaca kisah hidup para tokoh terkenal

Ø  Belajar dengan cara kinestetik jasmani
       -- > cara belajar yang efektif adalah dengan jalan menyentuh, memanipulasi dan bergerak
      -- >  anak memerlukan kegiatan belajar yang bersifat kinestetik, dinamik dan viseral.
      -- >  cara memotivasi anak :
1.      mengikutsertakan anak dalam kegiatan seni peranimprovisasi drama, gerakan kreatifdan semua kegiatan yang melibatkan keegiatan fisik
2.      beri anak kesempatan untuk bermain ke lapangan bermain, lapangan sepak bola, kolam renang dan ruang olahraga
3.      beri kesempatan pada anak untuk memperbaiki mesin, membangun model dan terlibat dalam kegiatan seni kerjinan tangan, seperti mengukir kayu dan membentuk tanah liat
4.      ajak anak untuk mengunjungi kegiatan olah raga, berkemah, dan libatkan dalam berbagai pengalaman interaktif dan energik lainnya.

Ø  Belajar dengan cara naturalis
      -- > bersemangat saat belajar di alam terbuka
     -- > cara memotivasi :
1.    beri kesempatan pada anak untuk menjelajah hutam, sungai , danau, bukit, gua, gunung, padang rumput dll
2.    beri kesempatan pada anak untuk mengamati makhluk hidup yang menetap di setiap tempat
3.    lengkapi anak dengan peralatan naturalis, seperti teropong, kaca pembeasr, masker, ransel, dll
4.    bila anak tidak berada di tempat terbuka, bisa diajak ke terarium, akuariumatau melihat hewan peliharaan di dalam kandang
5.    ajak anggota keluarga untuk menjelajah alam terbuka dan berbincang tentang berbagai maacam makhluk hidup
6.    kunjungi museum sejarah, kebun binatang dan tempat-tempat lain yang dihuni kehidupan liar.



APA JENIS KECERDASAN YANG DIMILIKI ANAK SAYA .............. ????

Petunjuk mengisi :
Berilah tanda pada aktivitas yang sering putra / putri Anda lakukan , dan kemudian hitung jumlah total untuk  masing-masing kecerdasan. Jenis kecerdasan yang nilai totalnya paling banyak adalah jenis kecerdasan yang paling menonjol dalam diri putra / putri Anda !

Kecerdasan Lingustik
r  suka menulis kreatif di rumah
r  mengarang kisah khayal atau menuturkan lelucon dancerita
r  sangat hafal nama. tempat, tenggal atau hal-hal kecil
r  menikmati membaca buku di waktu senggang
r  mengeja kata-kata dengan tepat dan mudah
r  menyukai pantun lucu dan permainan kata
r  suka mengisi teka-teki silang atau melakukan permainan seperti scrabble
r  menikmati mendengarkan kata-kata lisan (cerita, program radio, pembacaan buku dsb)
r  mempunyai kosa kata yang luas untuk anak seusianya
r  unggul dalam pelajaran sekolah yang melibatkan membaca atau menulis

SKOR TOTAL : ..............

Kecerdasan logis-matematis

r  menghitung problem aritmatika dengan cepat
r  menikmati menggunakan bahasa komputer atau program software logika
r  mengajukan pertanyaan seperti “kapan akhir alam semesta?” atau “mengapa langit biru?”
r  ahli bermain catur, dam atau permainan strategi yang lain.
r  menjelaskan masalah secara logis
r  merancang eksperimen untuk menguji hal-hal yang tidak dimengerti
r  menghabiskan banyak waktu untuk memainkan teka-teki logika, seperti kubus rubrik atau permainan logika yang lain.
r  suka menyusun dalam kategori atau hierarkhi
r  mudah memahami sebab akibat
r  menikmati pelajaran matematika dan IPA serta mendapatkan prestasi yang tinggi untuk mata pelajaran tersebut.

SKOR TOTAL : ..............

Kecerdasan Spasial

r  menonjol dalam kelas seni di sekolah
r  memberikan gambaran visual yang jelas ketika sedang memikirkan sesuatu
r  mudah membaca peta, grafik dan diagram
r  menggambar sosok orang atau benda persis aslinya
r  senang melihat film, foto atau slide
r  menikmati melakukan teka-teki jigsaw, maze atau kegiatan visual lainnya
r  sering melamun
r  membangun konstruksi tiga dimensi yang menarik (dari lego, kubus balik atau mainan konstruktif lainnya).
r  mencoret-coret di atas secarik kertas atau di buku tugas sekolah
r  lebih banyak memahami lewat gambar daripada lewat kata-kata ketika sedang membaca.

SKOR TOTAL : ..............



Kecerdasan body-kinestetik

r  berprestasi dalam olah raga kompetitif di sekolah atau lingkungan lainnya
r  bergerak-gerak ketika sedang duduk
r  banyak terlibat dalam kegiatan fisik, seperti berenang, bersepeda atau olah raga lainnya
r  perlu menyentuh sesuatu untuk dipelajari
r  menikmati melompat, lari, gulat atau kegiatan serupa
r  memperlihatkan ketrampilan dalam bidang kerajinan tangan, seperti kerajinan kayu, menjahit, mengukir atau memahat
r  pandai menirukan gerakan, kebiasaan atau perilaku orang lain
r  sering “memaksakan” jawaban atas masalah yang dihadapi di rumah atau sekolah
r  menikmati bekerja dengan tanah liat, melukis dengan jari atau kegiatan kotor lainnya
r  sangat suka membongkar berbagai benda dan kemudian menyusunnya lagi

SKOR TOTAL : ..............

Kecerdasan musikal

r  memainkan alat musik di rumah atau di sekolah atau sebagai anggota dari kelompok musik
r  mudah mengingat melodi lagu
r  berprestasi dangat bagus di pelajaran musik di kelas
r  lebih bisa belajar dengan iringan musik
r  gemar mengoleksi CD atau kaset
r  bernyanyi untuk diri sendiri atau orang lain
r  bisa mengikuti iramamusik
r  mempunyai suara yang bagus untuk bernyanyi
r  peka terhadap suara-suara di lingkungan
r  memberikan reaksi yang kuat terhadap berbagai jenis musik

SKOR TOTAL : ..............

Kecerdasan interpersonal

r  mempunyai banyak teman
r  banyak bersosialisasi di sekolah atau di lingkungan tempat tinggal
r  tampak sangat mengenal lingkungannya
r  terlibat dalam kegiatan kelompok di luar jam sekolah
r  berperan sebagai “penengah” ketika terjadi pertikaian
r  menikmati permainan kelompok
r  berempati besar terhadap perasaan orang lain
r  dicari sebagai “penasehat” atau “pemecah masalah” oleh teman-temannya
r  menikmati mengajari orang lain
r  tampak mempunyai bakat untuk memimpin

SKOR TOTAL : ..............

Kecerdasan intrapersonal

r  memperlihatkan sikap mandiri atau kemauan yang keras
r  bersikap realistis terhadap kekuatan dan kelemahannya
r  memberikan reaksi keras ketika membahas topik-topik koontroversial
r  mekerja atau belajar dengan baik seorang diri
r  mempunyai rasa percaya diri
r  mempunyai pandangan hidup yang lain dari pandangan umum
r  belajar dari kesalahan masa lalu
r  dengan tepat mengekspresikan perasaannya
r  terarah pada pencapaian tujuan
r  terlibat dalam hobi atau kegiatan yang dikerjakan sendiri

SKOR TOTAL : ..............

Kecerdasan Naturalistik

r  akrab dengan hewan ppeliharaan
r  menikmati berjalan-jalan di alam terbuka atau ke kebun binatang atau museum sejarah alam
r  menunjukkan ketertarikan terhadap bentuk-bentuk alam (misalnya gunung, awanatau jika berada di lingkungan kota anak mungkin memperlihatkan kemampuan ini dalam bentuk-bentuk budaya populer, seperti sepatu kanvas, sampul CD, model mobil dan lain sebagainya).
r  suka berkebun atau berada dekat kebun
r  menghabiskan waktu dekat akuarium, terarium atau sistem kehidupan alam yang lain
r  memperlihatkan kesadaran ekologis (misalnya melalui daur ulang, pelayan masyarakat adn sebagainya).
r  yakin bahwa binatang memangmempunyai hak sendiri
r  mencatat fenomena alam yang melibatkan hewan, tanaman atau hal-hal sejenis (misalnya : mempunyai foto, buku harisn, gambar, koleksi dan sebagainya).
r  membawa pulang serangga, bunga, daun atau benda-benda alam lain untuk diperlihatkan kepada anggota keluarga
r  memperlihatkan pemahaman yang mendalam di sekolah terhadap topik-topik yang melibatkan sistem kehidupan (misalnya: topik biologi dalam mata pelajaran IPA, topik lingkungan hidup dalam mata pelajaran IPS dan sebagainya)

SKOR TOTAL : ..............

Kesimpulan :
Kecerdasan yang paling menonjol pada diri anak saya adalah .................................................



>>>Selamat meneliti<<<
...Berapa Skor tuk anak didik anda... ^^

















Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar Anda